Human Resources

Berbisnis Bekal Modal Spiritual

beasiswa usahaTema di atas terinspirasi dari sebuah Seminar Beasiswa Usaha yang saya ikuti kemarin, 20 Mei 2012 di Gedung Kebanggaan UM, Graha Cakrawala. Terima kasih teman-teman UKM IPRI buat Free Pass-nya. Seminar Beasiswa Usaha yang diselenggarakan oleh PT Marshal International ini bertema Gerakan Nasional Satu Juta Pengusaha. Bertindak sebagai pemateri utama yaitu N Faqih Syarif H, S.Sos.I, M.Si yang juga merupakan Spiritual Motivator. Seminar ini lebih bersifat konseptual plus pemberian motivasi spiritual bagi peserta yang juga berkesempatan mengikuti program Beasiswa Usaha.

Pandangan kritis saya berkomentar bahwa acara tersebut kurang sesuai dengan tema yang diusung. Seharusnya juga mengemukakan materi mengenai Nasionalisme dan Pengusaha. Di sisi lain saya mengambil intisari dari seminar tersebut. Saya berusaha mengotak-atik hubungan Spiritual dengan Bisnis, yang akhirnya berkesimpulan bahwa hal tersebut sangat berkaitan erat. lalu, lahirlah tulisan ini.

Spiritual merupakan bagian dari motivasi, motovasi tersebut erat kaitannya dengan bidang Sumber Daya Manusia. Nah… bisakah bisnis berjalan tanpa Sumber Daya Manusia ? Jawabannya tidak mungkin. Adanya Sumber Daya Manusia pun belum menjamin sebuah bisnis berjalan dengan baik. Sumber Daya Manusia memiliki unsur, antara lain: Attitude (sikap), Knowledge (pengetahuan), Skill (keterampilan). Motivasi Spiritual mempunyai peranan membentuk sikap yang positif bagi seseorang.

Menurut saya, ada 4 Modal Spiritual yang sangat menunjang aktivitas bisnis kita :

Sidiq (Jujur)
Pebisnis yang jujur akan disukai banyak konsumen, karena pada umumnya manusia tidak suka dibohongi. Kejujuran ini bisa menumbuhkan kepercayaan pelanggan terhadap kita. Jadi, dengan bersikap jujur kita juga bisa memegang amanah (dapat dipercaya).

Fatonah (Pandai)
Kompetensi sangat dibutuhkan dalam berbisnis. Setiap bidang bisnis pasti ada persaingan, dengan berbekal kepandaian atau pengetahuan pasar, produk, pesaing, maka kelak bisnis kita dapat bertahan.

Istiqomah
(Konsisten)

Dengan konsistensi terhadap bidang bisnis yang kita jalani, kita akan bisa menjadi ahli dalam bidang tersebut. Seseorang yang ahli bakal banyak dicari orang, sekaligus ia akan dikenal banyak orang sesuai keahliannya. Hal ini erat kaitannya dengan konsep personal branding.

Tawakal (Berserah diri)
Upaya yang kita lakukan pasti ada batasnya, disaat inilah kita menyerahkan hasilnya kepada Allah Yang Maha Kuasa. Dengan berbekal Spiritualitas, kita tidak mudah stres jika bisnis kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Bagaimana menurut anda ?

5 thoughts on “Berbisnis Bekal Modal Spiritual

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s