Human Resources

Berbisnis Apa Saja, Ada Resikonya, tinggal bagaimana menyikapinya

Akhir-akhir ini kita disuguhi berbagai macam berita terkait Tragedi kecelakaan pesawat Sukoi Super Jet 100 buatan Rusia. Media massa berupaya menyajikan berita terkini, maupun reaksi masyarakat menanggapi Tragedi tersebut.

Dari sudut pandang saya, ulasan yang menarik adalah Resiko Bisnisnya. Tragedi Kecelakaan Pesawat Sukoi tersebut merupakan pukulan keras bagi pihak produsen, maupun pihak terkait. Sebuah penerbangan yang direncanakan untuk Demo kecanggihan pesawat, ternyata justu mengalami musibah. Apapun yang sudah terjadi, bisa menjadi pelajaran yang amat berharga untuk dijadikan evaluasi dari bergagai pihak.

Hampir semua bisnis ada resikonya. Menurut arti kata, Resiko yaitu Peluang terjadinya sesuatu yang akan mempunyai dampak terhadap sasaran. Ini diukur dengan hukum sebab akibat. Berbagai karakteristik bisnis memiliki resiko yang berbeda-beda. Salah satu upaya menyikapi Resiko bisnis yaitu dengan mengelola resiko melalui Manajemen Resiko antara lain dengan:

manajemen

1. Identifkasi risiko
Mengidentifikasi apa, mengapa dan bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko untuk analisis lebih lanjut.

2. Analisis risiko
Dilakukan dengan menentukan tingkatan probabilitas dan konsekuensi yang akan terjadi. Kemudian ditentukan tingkatan risiko yang ada dengan mengalikan kedua variabel tersebut (probabilitas X konsekuensi).

3. Evaluasi risiko
Membandingkan tingkat risiko yang ada dengan kriteria standar. Setelah itu tingkatan risiko yang ada untuk beberapa hazards dibuat tingkatan prioritas manajemennya. Jika tingkat risiko ditetapkan rendah, maka risiko tersebut masuk ke dalam kategori yang dapat diterima dan mungkin hanya memerlukan pemantauan saja tanpa harus melakukan pengendalian.

4. Pengendalian risiko
Melakukan penurunan derajat probabilitas dan konsekuensi yang ada dengan menggunakan berbagai alternatif metode, bisa dengan transfer risiko, dan lain-lain.

5. Monitor dan Review
Monitor dan review terhadap hasil sistem manajemen risiko yang dilakukan serta mengidentifikasi perubahan-perubahan yang perlu dilakukan.

6. Komunikasi dan konsultasi
Komunikasi dan konsultasi dengan pengambil keputusan internal dan eksternal untuk tindak lanjut dari hasil manajemen risiko yang dilakukan.

Referensi
staff.ui.ac.id/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s